header-int

Tentang Defenisi Perawat

Sabtu, 08 Jul 2017, 09:27:33 WIB - 208 View
Share

Dalam Seri Buku Tata Kelola ini, dibahas persoalan pengelolaan sumber-sumber kekayaan ekonomi bangsa. Ditegaskan bahwa sumber daya alam dan sumber daya manusia tersebut menjadi sumber daya ekonomi yang tak terhingga nilainya bagi Bangsa Indonesia. Namun, sayangnya, sumber daya ekonomi tersebut belum dikelola secara benar dan dimanfaatkan secara optimal untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat seperti diamanatkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Perawat dalam bahasa Inggris (nurse) berasal dari bahasa Latin: nutrixyang berarti merawat atau memelihara) adalah profesi yang difokuskan pada perawatan individu, keluarga, dan masyarakat sehingga mereka dapat mencapai, mempertahankan, atau memulihkan kesehatan yang optimal dan kualitas hidup dari lahir sampai mati.

Salah satu tokoh atau pelopor keperawatan dunia adalah Florence Nightingale. Dia dikenal dengan sebutan Bidadari Berlampu (The Lady With The Lamp) atas jasa-jasanya yang tanpa kenal takut mengumpulkan korban perang pada perang Krimea, di semenanjung Krimea, Rusia.

Saat ini perawat bekerja dalam berbagai spesialisasi di mana mereka bekerja secara independen dan sebagai bagian dari sebuah tim untuk menilai, merencanakan, menerapkan dan mengevaluasi perawatan.

Ilmu Keperawatan adalah bidang pengetahuan dibentuk berdasarkan kontribusi dari ilmuwan keperawatan melalui peer-review jurnal ilmiah dan praktik yang dibuktikan berbasis.

Saat ini profesi keperawatan (perawat) telah memperoleh perlindungan hukum melalui undang undang keperawatan nomor 38 tahun 2014. Dengan adanya undang undang keperawatan tersebut diharapakan perawat dapat bekerja sesuai peran profesinya secara lebih profesional, bertanggungjawab dan lebih optimal.

Pendidikan profesi perawat di Indonesia semakin maju dan berkembang ditandai dengan adanya beberapa perguruan tinggi keperawatan  telah menawarkan spesialisasi dalam pendidikan masternya, diantaranya spesialis keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan onkologi dan lain-lain.

Pendidikan keperawatan di Indonesia di golongkan menjadi 4 (empat) kelompok yakni:

1.Pendidikan vokasi, ditempuh dalam waktu 3 (tiga) tahun untuk diploma 3 dengan gelar ‘Ahli Madaya Keperawatan (Amd.Kep) dan 4 tahun untuk vokasi khusus dengan gelar Sarjana Sians Terapan (S.ST)

2.Pendidikan profesional, ditempuh dalam waktu 4 (empat) tahun untuk program Sarjana Keperawatan (S.Kep) dan tambahan sekitar 1 (satu) tahun untuk pendidikan profesi Ners (Ns)

3.Pendidikan Magister dan Spesialis, yakni Master Keperawatan (M.Kep) ditempuh dalam waktu 2 (dua) tahun dan tambahan sekitar 1 (satu) tahun spesialis keperawatan, seperti spesialis keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah

4. Pendidikan doktoral atau S3 Keperawatan, merupakan jenjang pendidikan tertinggi yang ditempuh oleh perawat dengan melakukan riset tentang keperawatan.smiley


Video Terkait :

Unidha Yayasan Pendidikan Irna Karya Makassar didirikan pada tanggal 16 April 1999 dengan nama Yayasan Pendidikan Irna Karya berdasarkan Akta Notaris Abul Muis dengan Akte No. 40. Oleh pemilik H. Tahir Burhan, Ph.D. Tujuan awal dari pendirian yayasan ini adalah turut membantu mencerdaskan masyarakat melalui kesehatan, pendidikan dan pengajaran sehingga dapat berjasa bagi kepentingan umum. Sehingga dalam mencapai tujuan, Yayasan Pendidikan Irna Karya Makassar melaksanakan tugas pokok yaitu menyelenggarkan pendidikan Perguruan Tinggi dan Rumah Sakit Kesehatan.
© 2018 YAPIKA MAKASSAR Follow YAPIKA MAKASSAR : Facebook Twitter Linked Youtube